Home / Hukum

Sabtu, 16 April 2022 - 01:21 WIB

Korupsi PJU Tenaga Surya Naik ke Penyidikan, Fattah Jasin Bisa Jadi Tersangka

LAMONGAN – Kasus dugaan korupsi dana hibah bantuan pengadaan Penerangan Jalan Umum (PJU) Tenaga Surya di Kabupaten Lamongan, yang melibatkan Wakil Bupati Pamekasan Fattah Jasin, kini statusnya sudah naik dari tahap penyelidikan ke penyidikan.

“Kasus PJU sudah masuk Penyidikan dan dalam minggu ini akan memeriksa 20 orang,” ujar Kasi Intel Kejaksaan Negeri (Kejari) Lamongan, Condro Maharanto, seperti dilansir Kantor Berita RMOL Jatim, Selasa (15/3/2022).

Sebanyak 20 orang yang akan dipanggil diantaranya Pokmas Desa Karangwedoro, Tawangrejo, Turi, Geger, Tambakploso, Sukorejo, Bambang, Putatkumpul dan Plosowayu beserta kepala desanya, Camat Turi dan Camat Lamongan, termasuk Wakil Bupati Pamekasan terpilih Fattah Jasin.

Semua pihak yang diduga terlibat dalam kasus dugaan korupsi itu berpotensi menjadi tersangka, apabila ditemukan bukti permulaan yang cukup, termasuk Wakil Bupati Pamekasan terpilih Fattah Jasin.

BACA JUGA:   Sebelum Pilwabup, Saya Ditawari Proyek Rp500 Juta

Fattah Jasin telah menjalani pemeriksaan oleh tim penyidik Kejari Lamongan pada 13 April 2022 terkait kasus dugaan korupsi dalam kasus proyek Penerangan Jalan Umum (PJU) tenaga surya tahun anggaran 2020.

Ia dimintai keterangan oleh penyidik untuk dimintai pertanggung jawaban atas kasus tersebut saat ia menjabat sebagai Kepala Dinas Perhubungan Pemerintah Provinsi Jawa Timur.

Kala itu, Wakil Bupati Pamekasan terpilih tersebut datang bersama dua orang, melalui pintu depan Kejari Lamongan, dan pulang melalui pintu belakang agar tidak diketahui wartawan yang sedang menunggu untuk konfirmasi kepada yang bersangkutan.

BACA JUGA:   Pola Penindakan Rokok Ilegal oleh Bea Cukai Madura Menuai Protes

Berdasarkan hasil pemeriksaan Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI), terdapat kerugian negara sebesar Rp40 miliar lebih dari proyek yang digelontorkan Pemprov Jatim melalui Dinas Perhubungan tersebut.

Pagu anggaran proyek PJU Tenaga Surya bersumber dari dana hibah 2020 sebesar Rp75,134 miliar, dengan perincian untuk Kabupaten Lamongan sebesar Rp65,4 miliar, dan untuk Kabupaten Gresik sebesar Rp6,45 miliar.

Dari proyek di dua kabupaten itu, BPK menemukan adanya kerugian negara sebesar Rp40,9 miliar, sehingga berdasarkan hasil pemeriksaan tersebut, Kejari Lamongan melakukan penyelidikan, termasuk meminta keterangan Wakil Bupati Pamekasan terpilih Fattah Jasin, selaku Kepala Dishub Pemprov Jatim saat proyek itu digelar. (PAMEKASAN-1)

Share :

Baca Juga

Hukum

Polres Pamekasan Tahan Habib Tersangka Kasus Pencabulan Anak

Hukum

Wabup Terpilih Pamekasan Diperiksa Kejari Terkait Dugaan Korupsi

Hukum

Rekam Jejak Fattah Jasin dalam Kasus Dugaan Korupsi

Hukum

Sembilan Perusahaan Rokok Ilegal Disegel oleh Bea Cukai

Hukum

Pola Penindakan Rokok Ilegal oleh Bea Cukai Madura Menuai Protes

Hukum

Polisi: Korban Pencabulan Habib Dua Orang