PAMEKASAN.NET

Aktual dan Inspiratif

Pendidikan

Kapolsek Larangan Bubarkan Pelatihan Implementasi Kurikulum Merdeka Guru PAUD

PAMEKASAN – Kapolsek Larangan Iptu Nanang Heru Purnomo membubarkan kegiatan pelatihan Implementasi Kurikulum Merdeka Bagi Guru PAUD (Pendidikan Anak Usia Dini) se-Kabupaten Pamekasan yang digelar di gudang milik warga di Jalan Raya Pamekasan-Sumenep, Senin (5/9/2022).

Kapolsek datang ke acara itu dan langsung naik ke mimbar acara, menghentikan kegiatan pelatihan bagi guru PAUD se-Kabupaten Pamekasan itu.

Seperti dilansir KabarMadura.Id, panitia kegiatan menyebut bahwa pembubaran dilakukan karena miskomunikasi. Tapi Kapolsek Iptu Nanang menyatakan, karena pemilik gudang yakni Haji Yasir tidak menjelaskan kepada yang bersangkutan mengenai acara tersebut, seperti jumlah peserta yang mengikuti pelatihan di gudang itu.

Sebagian peserta pelatihan mengaku kecewa dengan cara Kapolsek Larangan Iptu Nanang tersebut. Tindakan tegas sang kapolsek memang diakui peserta dan panitia benar, namun caranya dinilai arogan dan melukai perasaan pendidik.

BACA JUGA:   Inspektorat Pamekasan Usut Praktik Pungli Izin Cuti Guru

Panitia kegiatan mengakui memang tidak menyampaikan pemberitahuan kepada Kapolsek Larangan tentang kegiatan pelatihan Implementasi Kurikulum Merdeka itu, karena mengacu kepada kegiatan yang pernah digelar sebelumnya oleh Ikatan Guru Taman Kanak-Kanak Indonesia (IGTKI).

Sebagaimana kegiatan yang digelar oleh Himpunan Pendidikan Anak Usia Dini (Himpaudi), kegiatan yang digelar IGTKI sebelumnya juga tanpa pemberitahuan kepada Kapolsek Larangan Iptu Nanang, akan tetapi tidak dibubarkan.

Panitia dan guru PAUD yang menjadi peserta pelatihan itu tidak menyangka, bahwa kasus yang sama akan menimbulkan reaksi yang berbeda dari Kapolsek Larangan Iptu Nanang Heru Purnomo itu.

Apalagi secara tidak langsung kapolsek juga berarti membubarkan kegiatan yang digelar oleh istri Bupati Pamekasan Naila Baddrut Tamam, istri camat se-Pamekasan dan istri Kades se-Kabupaten Pamekasan, karena Bunda PAUD tingkat kabupaten adalah istri Bupati Pamekasan, dan bunda PAUD di tingkat kecamatan istri camat, sedangkan bunda PAUD di tingkat desa istri kepala desa.

BACA JUGA:   Kasus Pemukulan Warga oleh Anggota Polres Pamekasan Berakhir Damai

Dalam keterangan pers yang dilansir sejumlah media massa lokal di Pamekasan Iptu Nanang membantah membubarkan acara pelatihan guru PAUD itu. Ia berdalih hanya mempercepat waktu pelaksanaan dari yang semula dijadwalkan selesai pukul 12.00 WIB menjadi pukul 11.00 WIB.

Namun peserta pelatihan, tidak terima dengan alasan yang disampaikan kapolsek, apalagi caranya dianggap melukai perasaan peserta yang saat itu menerima tamu dari Surabaya sebagai narasumber pelatihan. Pengumuman pembubaran di depan semua peserta bagi para guru PAUD itu dinilai seperti mempermalukan peserta pelatihan yang sekaligus tuan rumah dari pemateri yang diundang dari luar Pamekasan. (PMK-PEMBUBARAN KEGIATAN GURU PAUD)

LEAVE A RESPONSE

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *