Beranda Serba-Serbi Hama dan Penyakit Tanaman Pisang serta Cara Mencegahnya

Hama dan Penyakit Tanaman Pisang serta Cara Mencegahnya

250
0

PAMEKASAN.NET – Petani pisang sering mengeluhkan adanya serangan hama dan penyakit yang menyebabkan tanaman pisang mereka mati.

Pada tulisan kali ini, kami akan mengenalkan beberapa jenis hama dan penyakit tanaman pisang yang sering menyerang tanaman:

A. Hama Tanaman Pisang
1. Ulat Penggulung Daun Pisang
Ulat penggulung daun pisang merupakan ulat yang berwarna hijau yang diselubungi oleh lapisan lilin berwarna putih. Dengan adanya ulat penggulung daun pisang yang terserang akan tampak rusak, sobek-sobek dan bahkan menyebabkan daun pisang tinggal induknya saja.

2. Nematoda
Nematoda akan menyebabkan kerusakan pada akar seperti, luka dan bengkak sehingga dapat menggangu metabolisme tanaman tersebut. Tingkat serangan yang tinggi akan menyebabkan pertumbuhan tanaman pisang menjadi kerdil.

3. Ulat Buah Pisang
Hama ulat buah pisang ini akan menyerang serta merusak kulit pada bakal buah. Kulit buah akan timbul totol-totol yang berwarna cokelat atau bitnik-bintik dengan warna kombinasi tersebut.

4. Uret
Larva uret pada pisang tak berkaki dan berwana putih akan hidup di bonggol serta akan memakan dan menggeret bonggol sampai bagaian tengah batang.

5. Kumbang Penggerek Bonggol Pisang
Serangan hama kumbang mengganggu nutrisi pada bonggol pisang dan akan menyebabkan kekerdilan pada tanaman, pematangan buah yang tertunda, ukuran buah yang kecil, dan menyebbakan patahnya batang dari pohon pisang.

6. Lalat Buah Pisang
Lalat buah akan melubangi bagian telur pada buah sehingga buah akan menjadi busuk, dikarenakan lubang larva pada buah terinveksi bakteri dan jamur.

7. Ngengat
Serangan ulat ngengat dapat menyebabkan kerusakan dengan memakan protein pada daun pisang. Kerusakan juga dapat terus berlangsung selama berminggu-minggu.

B. Penyakit Tanaman Pisang
1. Penyakit Kerdil Pisang
Penyakit ini merupakan salah satu penyakit yang kebanyakan cukup sulit untuk diberantas. Penyakit ini disebabkan oleh virus Banna Bunchy Top Virus (BBTV). Tanaman yang terserang penyakit ini akan mengalami pertumbuhan yang sangat lambat, membuat daun menjadi rapuh dan mudah patah.

2. Bercak Daun
Serangan pada penyakit ini disebabkan oleh mycosphaerella musicola mulder, dapat menyebabkan kerugian besar karena buah pisang mengalami kematangan belum waktunya.

3. Layu Bakteri
Serangan hama ini juga dapat menyebabkan daun pisang menguning, serta pelepah menjadi layu, dan terjadi perubahan warna pada bonggol, lalu tanaman akan mati karena bonggol dan akar membusuk.

4. Layu Fusarium
Penyakit layu fusarium sering disebut penyakit pada tanaman pisang Fusarium Oxysporum f.Sp Cubense (FOC). Peyakit ini dapat menular melalui tanah dan menyerang akar, masuk ke dalam bonggol pisang. Didalam bonggol jamur merusak pembuluh sehingga tanaman layu dan akhirnya mati.

5. Penyakit Darah
Penyakit ini disebabkan oleh bakteri pantogen pada tanaman, yang disebut ralstonia solanacearum ras2, P. celebensis atau Banana Blood Disease (BDB). Gejalanya terjadi penguningan pada daun yang telah membuka penuh. Jika pada tanaman dewasa pangkal daun akan patah sehingga daun menggantung disekitar batang.

6. Penyakit Pembuluh Jawa
Perkembangan pupus menjadi sangat lambat, bahkan bias terhenti. Setelah itu upih pada daun sebelah luar terlbelah membujur dan membuat daun cepat rusak atau layu. Gejala ini dapat diketahui bila akar tinggal dipotong yakni akan tampak bekas-bekas pembuluh yang mengelurakan cairan berwarna.

Cara Mencegah Hama dan Penyakit Pada Tanaman Pisang
Tanaman pisang yang terserah penyakit biasanya akan mengalami kematian. Cara menanggulangi untuk mencegah penularan hama pisang lebih lanjut antara lain dengan membongkar tanaman yang sakit. Kemudian tanah bekas tanaman tersebut disiram dengan fungisida.

Fungisida adalah pestisida yang secara spesifik membunuh atau menghambat cendawan penyebab penyakit. Fungisida dapat berbentuk cair (paling banyak digunakan), gas, butiran, dan serbuk.

Pada perusahaan penghasil benih biasanya menggunakan fungisida pada benih, umbi, transplan akar, dan organ propagatif lainnya, untuk membunuh cendawan pada bahan yang akan ditanam dan melindungi tanaman muda dari cendawan patogen. Selain itu, penggunaan fungisida dapat digunakan melalui injeksi pada batang, semprotan cair secara langsung, dan dalam bentuk fumigan (berbentuk gas yang disemprotkan).

Adapun pencegahan hama dan penyakit pada tanaman pisang di antaranya:
..> Menanam tanaman pisang yang tahan layu fusarium.
..> Hindari membawa bibit dari daerah yang pernah terserang penyakit.
..> Selektif dalam memilih alat pertanian. Ketika alat sudah digunakan untuk membongkar tanaman yang sakit sebaiknya harap dicuci dahulu dengan fungisida.
..> Memperbaiki rotasi tanaman bias membantu penyebaran penyakit pada tanaman pisang.
..> Memanfaatkan musuh alami seperti agens antagonis tumbuhan yang dapat bereperan menekan populasi atau aktivitas pantogen tumbuhan. (PMK-HAMA TANAMAN PISANG)

Tinggalkan Balasan