Home / Peristiwa

Minggu, 24 Oktober 2021 - 20:54 WIB

Gubernur Jatim Luncurkan Sekolah Tangguh di Pamekasan

Peluncuran Sekolah Tangguh dan vaksinasi massal bagi para pelajar Pamekasan di Gedung Pemuda Pamekasan, Minggu (24/10/2021).

Peluncuran Sekolah Tangguh dan vaksinasi massal bagi para pelajar Pamekasan di Gedung Pemuda Pamekasan, Minggu (24/10/2021).

PAMEKASAN – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meluncurkan sekolah tangguh di Kabupaten Pamekasan, Minggu (24/10/2021), sebagai upaya untuk membentuk kekebalan komunitas dan mencegah penyebaran COVID-19.

Para pelajar dari sejumlah sekolah juga divaksinasi secara massal pada peluncuran sekolah tangguh yang bertempat di Gedung Pemuda di Jalan Kabupaten Pamekasan itu.

“Ini kami lakukan sebagai upaya untuk meningkatkan kekebalan komunitas, salah satunya adalah komunitas di dunia pendidikan, yakni sekolah,” kata gubernur.

Program vaksinasi yang dicanangkan pemerintah ini sebagai salah satu upaya untuk mencegah penyebaran COVID-19.

Baca Juga  Aliran Listrik di Pamekasan Kembali Padam selama 7 Jam

Pemprov Jatim memiliki perhatian khusus ke Kabupaten Pamekasan, karena kabupaten ini termasuk salah satu kabupaten dengan jumlah persentase cakupan vaksinasi COVID-19 yang sangat rendah.

Awalnya, Pamekasan termasuk kabupaten di Jawa Timur yang masuk pada level 1 penerapan Pembatasan Pemberlakukan Kegiatan Masyarakat (PPKM), namun karena cakupan vaksinasinya rendah, maka Pamekasan berubah ke level 3.

Selain Pamekasan, kabupaten lain di Pulau Madura yang cakupan vaksinasi juga rendah yakni Kabupaten Bangkalan, Sampang dan Kabupaten Sumenep.

“Kami sudah berkoordinasi dengan Pandam V Brawijaya, agar bisa membantu memperluas cakupan vaksinasi. Tapi untuk saat ini masih fokus di Kabupaten Bangkalan, selanjutnya ke Kabupaten Sampang, lalu Pamekasan dan Kabupaten Sumenep,” kata Gubernur.

Baca Juga  Hujan-Angin Putus Jaringan Listrik di Pamekasan

Selain meluncurkan “Sekolah Tangguh” Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa juga menyerahkan bantuan paket sembako kepada 34 tukang becak di Kabupaten Pamekasan.

Sementara itu, berdasarkan data Satgas COVID-19, jumlah warga yang positif COVID-19 hingga 23 Oktober 2021 tercatat sebanyak 2.591 orang.

Dari jumlah itu sebanyak 2.386 orang telah dinyatakan sembuh, 199 orang meninggal dunia, dengan jumlah kasus aktif sebanyak enam orang. (PAMEKASAN-2)

Share :

Baca Juga

Peristiwa

Bencana Tanah Longsor Melanda Sejumlah Daerah di Pamekasan

Bisnis

Bea Cukai Musnahkan Jutaan Batang Rokok Ilegal

Peristiwa

Perluasan Cakupan Vaksinasi Butuh Dukungan Berita Mencerahkan

Lintas Daerah

Asrama Santri di Sampang Tertimpa Pohon Tumbang

Peristiwa

Seorang Kakek Ditemukan Meninggal Dunia di Tengah Sawah

Peristiwa

Aliran Listrik di Pamekasan padam Tujuh Jam Lebih

Peristiwa

Mayat Tanpa Identitas Ditemukan Membusuk di Rumah Warga

Peristiwa

Aliran Listrik di Pamekasan Kembali Padam selama 7 Jam