Home / Peristiwa

Jumat, 29 Oktober 2021 - 12:57 WIB

Bea Cukai Musnahkan Jutaan Batang Rokok Ilegal

Pemusnahan rokok ilegal hasil penindakan Kantor Bea dan Cukai Madura di TPA Angsanah, Kecamatan Proppo, Pamekasan, Jumat (29/10/2021).

Pemusnahan rokok ilegal hasil penindakan Kantor Bea dan Cukai Madura di TPA Angsanah, Kecamatan Proppo, Pamekasan, Jumat (29/10/2021).

PAMEKASAN – Kantor Bea dan Cukai Madura bersama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan, memusnahkan jutaan batang rokok ilegal, yakni rokok yang tidak dilekati pita cukai, hasil 151 penindakan mulai 12 Oktober 2020 hingga 30 Juli 2021 di empat kabupaten di Madura, yakni Sumenep, Pamekasan, Sampang dan Kabupaten Bangkalan.

Menurut Kepala Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Tipe Madya Pabean C Madura, Yanuar Calliandra, total yang dimusnahkan dari hasil penyidataan itu sebanyak 5.329.166 batang rokok.

“Pemusnahan ini juga bentuk keseriusan Bea dan Cukai Madura dalam memerangi peredaran rokok ilegal,” katanya di sela-sela acara pemunahan itu.

Rokok-rokok yang tidak dilekati pita cukai hasil 151 kali penindakan dalam bentuk operasi rutin gabungan bersama polisi, TNI dan pemkab se-Madura ini diangkut dua armadara truk dari gudang penyimpanan Kantor Bea Cukai di Jalan Panglima Sudirman Pamekasan menuju TPA Sampah di Desa Angsanah, Kecamatan Proppo, Pamekasan.

BACA JUGA:   Tragedi Guru PAUD Pamekasan: Polres Ganti Biaya Pelatihan

Petugas selanjutnya menaruh rokok yang terdiri dari puluhan merk ini di lubang yang telah tersedia, lalu dicampur dengan sampah, setelah acara simbolis pemusnahan rokok tersebut digelar.

Kepala KPP Bea Cukai Madura Yanuar Calliandra menyatakan, keberhasilan petugas melakukan penyitaan rokok ilegal itu, merupakan bentuk keseriusan dalam memberantas peredaran rokok ilegal di Pulau Madura.

“Jadi, tidak benar jika ada rumor yang berkembang di masyarakat bahwa Kantor Bea Cukai dikatakan sering bermain-main dengan rokok ilegal,” katanya.

Pernyataan Yanuar ini, sekaligus membantah tudingan sebagian aktivis lembaga swadaya masyarakat dan pengusaha rokok lokal Pamekasan yang berunjuk rasa ke kantor Bea Cukai Madura, memprotes pola penyitaan rokok dengan sistem tebus belum lama ini.

Kala itu pengunjuk rasa menuding, tindakan terhadap peredaran rokok ilegal atau rokok yang tidak dilekati pita cukai sebagai bentuk pemerasan, karena sebagian rokok yang disita masih bisa ditebus melalui oknum.

BACA JUGA:   Pola Penindakan Rokok Ilegal oleh Bea Cukai Madura Menuai Protes

Pemusnahan rokok ilegal atau rokok yang tidak dilekati pita cukai di TPA Sampang Desa Angsanah, Kecamatan Proppo, Pamekasan, Jumat (29/10/2021) itu merupakan kali keempat selama kurun waktu 2019 hingga Oktober 2021.

Pada 2019 rokok ilegal yang dimusnahkan tercatat sebanyak 5.465.363 batang, lalu pada Februari 2020 sebanyak 6.227.884 batang, dan pada November 2020 sebanyak 3.077.112 batang rokok ilegal juga dimusnahkan, dan pada Oktober 2021 sebanyak 5.329.166 batang rokok ilegal dimusnahkan.

Dengan demikian, maka total jumlah rokok ilegal yang berhasil disita petugas dan dimusnahkan selama kurun waktu 2019 hingga 29 Oktober 2021 ini sebanyak 20.099.525 batang rokok.

Jumlah ini tergolong sedikit, karena faktanya hingga kini rokok yang tidak dilekati pita cukai masih beredar di sejumlah pelosok desa, dengan sistem penjualan secara tersembunyi. (PAMEKASAN).

Share :

Baca Juga

Peristiwa

Kronologi Pembubaran Kegiatan Guru PAUD oleh Kapolsek Larangan

Peristiwa

Bencana Tanah Longsor Melanda Sejumlah Daerah di Pamekasan

Peristiwa

Foto Khofifah-Baddrut Tamam mulai Menghiasi Kota Pamekasan

Peristiwa

Aliran Listrik di Pamekasan padam Tujuh Jam Lebih

Peristiwa

Kebijakan Kadisdik Cairkan Dana Hibah Tanpa Proposal Langgar Ketentuan

Hukum

Pola Penindakan Rokok Ilegal oleh Bea Cukai Madura Menuai Protes

Peristiwa

Tragedi Guru PAUD Pamekasan: Polres Ganti Biaya Pelatihan

Pendidikan

Disdikbud Pamekasan Cairkan Hibah Tanpa Proposal