Home / Bisnis

Selasa, 23 November 2021 - 22:33 WIB

Bea Cukai Madura buka Klinik Ekspor UMKM

Dokumen kegiatan klinik ekspor UMKM oleh Bea Cukai Madura.

Dokumen kegiatan klinik ekspor UMKM oleh Bea Cukai Madura.

PAMEKASAN – Kantor Bea Cukai Madura berupaya mendorong kemajuan ekonomi masyarakat di Pulau Garam itu untuk bisa merambah pasar dunia, dengan membuka klinik ekspor bagi pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM).

“Klinik ekspor ini kami buka, untuk membimbing bapak-bapak dan ibu-ibu pelaku usaha mikro di empat kabupaten di Pulau Madura ini tentang tata cara ekspor hasil produksi ke luar negeri, mulai dari dokumen yang harus dipersiapkan, promosi usaha, hingga business matching dengan berbagai negara di luar negeri,” kata Kepala Seksi Kepatuhan Internal dan Penyuluhan pada Kantor Bea dan Cukai Madura Zainul Arifin, Selasa (23/11/2021).

Ia menjelaskan, potensi ekonomi di Pulau Madura di sektor UMKM, sebenarnya luar biasa, hanya belum dikelola dengan baik.

Pola pengelolaan dan teknis pemasaran disamping peningkatan kualitas pengemasan perlu dibina secara khusus, sehingga produk yang dihasilkan bisa layak ekspor.

Baca Juga  New Car Technology May Take The Wheel out of Human Hands

“Nah, klinik ekspor yang kami buka ini, untuk memberikan support kepada UMKM, sekaligus arahan yang perlu dilakukan dan dipersiapkan, sehingga bisa memenuhi ketentuan layak ekspor yang dibutuhkan oleh pasar dunia,” katanya.

Kegiatan klinik ekspor kepada pelaku UMKM di empat kabupaten di Pulau Madura ini digelar Kantor Bea dan Cukai Madura secara bergantian di masing-masing kabupaten, sesuai dengan permintaan kelompok pelaku usaha.

Bea Cukai Madura juga bekerja sama dengan pemkab setempat, organisasi pelaku usaha yang tergabung dalam Kamar Dagang dan Industri (Kadin) dan Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) di masing-masing kabupaten di wilayah itu.

“Selain dengan tatap muda secara langsung, kami juga menyediakan media konsultasi secara daring bagi pelaku UMKM untuk sekadar meminta arahan ataupun dokumen informasi ekspor yang dibutuhkan,” katanya, menjelaskan.

Baca Juga  Bea Cukai Musnahkan Jutaan Batang Rokok Ilegal

Sebelumnya, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Koperasi dan Industri Kecil Menengah (IKM) Pemkab Pamekasan Abdul Fata menyatakan, di Pamekasan memang ada beberapa produk yang sudah dinilai layak diekspor ke luar negeri, yakni rengginang dan produk olahan perikanan lainnya.

“Hanya saja, polanya masih secara personel. Yang kita inginkan bukan personal lagi, tapi kelompok usaha, dengan skala besar, bukan skala kecil,” katanya.

Fata menilai, klinik ekspor yang dibuka oleh Bea Cukai Madura pada pelaku UMKM tersebut, akan sangat membantu memajukan ekonomi masyarakat Madura, terutama pelaku usaha mikro. (PAMEKASAN-5)

Share :

Baca Juga

Bisnis

Carrageenan: Sustainability From Farm to Table

Bisnis

New Car Technology May Take The Wheel out of Human Hands

Bisnis

Jutaan Batang Rokok Ilegal Disita Petugas Bea Cukai Madura

Bisnis

Instead of a Sports Fan, Become a Sports Participant

Bisnis

Technician Education Can Fuel Financial Success

Bisnis

Bea Cukai Musnahkan Jutaan Batang Rokok Ilegal

Bisnis

Geliat Bisnis di Pamekasan Mulai Membaik

Bisnis

Escape to the Caribbean for Stress-Free Holidays
%d blogger menyukai ini: