October 14, 2021

pamekasan.net

Pusat Informasi Pamekasan

Pencuri Kotak Amal Masjid Ditangkap Polisi

Kotak amal masjid yang dicuri oknum warga dan pelakunya berhasil ditangkap tim Reskrim Polres Pamekasan

PAMEKASAN – Pencuri kotak amal Masjid An-Nur, Dusun Laok, Desa Banyubulu, Kecamatan Proppo, Kabupaten Pamekasan, akhirnya berhasil ditangkap Satuan Reserse Kriminal Polres Pamekasan.

“Pelakunya berinisial AKA (32), warga Dusun Tanjung Tengah, Desa Tanjung, Kecamatan Pademawu, Pamekasan, dan yang bersangkutan ini mencuri kotak amal itu, Sabtu (2/10/2021) sekitar pukul 11.00 WIB,” kata Kasat Reskrim Polres Pamekasan AKP Tomy Prambana.

Dalam keterangan persnya yang disampaikan kepada media Senin (4/10/2021) Tomy menuturkan, aksi pelaku dilakukan dengan cara masuk ke dalam masjid dan merusak kotak amal dengan tang pemotong. Namun saat aksinya itu berlangsung, Takmir Masjid An-Nur tersebut langsung memergokinya.

Pelaku sempat melarikan diri, namun tak lama berselang berhasil ditangkap polisi berikut barang buktinya.

Selain menangkat pelaku, polisi juga menyita sejumlah barang bukti di antaranya satu tang pemotong, satu buah telepon seluler Merk Samsung ber warna putih, satu gembok merk Brabus, dan uang sebesar Rp800 ribu. “Isi uang di kota amal itu, Rp2.090.000, tapi yang berhasil diambil oleh pelaku, hingga akhirnya kepergok takmir masjid hanya Rp800 ribu,” kata Tomy.

Untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya itu, polisi menjerat tersangka dengan Pasal 362 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara.

Rilis penangkapan pelaku pencurian kotak amal masjid di Mapolres Pamekasan pada Januari 2021.

Kasus pencurian kotak amal di Kabupaten Pamekasan ini oleh oknum warga yang tidak bertanggung jawab itu, bukan yang pertama kali terjadi di Pamekasan.

Berdasarkan catatan pamekasan.net, kasus serupa sebelumnya juga pernah terjadi, bahkan polisi dari Satuan Reserse Kriminal Polres Pamekasan berhasil menangka 10 orang dan pelaku semuanya masih remaja.

Ke 10 remaja itu mengaku kepada penyidik Polres Pamekasan mencuri 18 kotak amal. Mereka melakukan aksinya bukan hanya masjid, akan tapi juga di stasiun pengisian bahan bakar untuk umum (SPBU).

Saat menjalankan aksinya, para pelaku menggunakan kendaraan motor dan mobil. Bahkan mereka menyewa mobil untuk mencuri kotak amal.

“Dalang pencurian kotak amal tersebut adalah FDK remaja 17 tahun. Ia ditangkap pada Selasa (26/1/2021) di rumahnya sekitar pukul 14.30 WIB,” demikian keterangan polisi saat menyampaikan rilis di Mapolres Pamekasan pada 26 Januari 2021.

Uang hasil pencurian kotak amal tersebut digunakan untuk foya-foya dan membeli obat terlarang narkoba.

Berdasarkan data tim penyidik Polres Pamekasan para pelaku tersebut masing-masing berinisial RM (15) dari Kelurahan Bugih, MI (18) asal Desa Bettet, SB (19) asal Gladak Anyar, RFYL (19) asal Desa Rombuh Palenggaan, FDK (17) asal Desa Samatan, dan AF (17) asal Kelurahan Bugih. Lalu, NK (21) asal Desa Kadur, MD (20) asal Desa Kadur, D (17) asal Desa Blumbungan, dan AIE asal Desa Rombuh.

Para pelaku dijerat dijerat Pasal 363 Ayat 1 poin 4 dan poin 5 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) dengan ancaman tujuh tahun penjara. (PAMEKASAN)

%d bloggers like this: